Mengejar Kesempurnaan

Mungkin ga sih?

Jujur, gue tipe orang yang gampang banget kepikiran omongan orang. Padahal kalau dipikir-pikir, hidup ini kan hidup kita, asalkan ga mengganggu orang lain, kenapa mesti peduli opini orang yang belum tentu bener? Cuman kebiasaan emang susah ilang. Kek kebiasaan urutan nyuci badan pas mandi, atau makan lauk/nasi dulu di rumah. Ya gitu deh. Masih belajar, hehe.

Selama 17 hampir 18 tahun hidup di bumi, gue sangat merasa jika karakter kita sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, kecuali lo sangat cuek bebek dan punya dunia lo sendiri. Nah itu dia yang bikin makhluk hidup yang sangat kompleks. Karena, gak ada manusia yang bener – bener sama satu dengan lainnya, terlebih yang namanya manusia sempurna. Karena kesempurnaan hanyalah milik Tuhan (ceileh).

Tekanan orang – orang luar kadang tanpa sadar bikin kita berusaha untuk beradaptasi agar diterima. Seringkali setiap nemuin orang yang “pola”nya beda sama teman – temannya, dia akan dijauhin. Atau dikatain habis-habisan. Tanpa sebab. Ini alasan kita takut buat jadi berbeda. Buat nunjukkin diri kita apa adanya, tanpa pake topeng sana – sini. Susah sih, gue yakin kebanyakan dari kita juga pasti pada punya topeng.

Kepribadian lo di rumah sama lo di sekolah, di gereja, di tempat les, di sanak saudara, kita punya sisi – sisi yang kita pilih untuk tampilin sesuai situasi dan kondisi yang diperlukan, macam remote control aja bisa diganti sesuai keinginan hati. Alhasil, kita suka bingung sendiri untuk menemukan jati diri dan ciri khas kita. Apa yang mendefinisikan lo, sebagai diri lo sendiri. Saat ga ada orang yang ngeliat. Pikiran – pikiran liar yang suka ngehantuin otak kita bagai racun tapi ga pernah bisa dikeluarin karena lagi – lagi, takut dianggap “berbeda”. Imbasnya ke masalah – masalah kita. Makin lama makin numpuk setinggi tumpukan pisang goreng anget yang baru dimasak. STRESS KAN LO!!!!

TAPI;

Kita bisa kok, mengejar kesempurnaan tanpa perlu ngikutin standar dunia. Taruh aja, diri lo sendiri. Apa yang mau lo liat dari diri lo sepuluh sampe dua puluh tahun ke depan? Apakah diri lo sekarang, sudah mencerminkan orang yang ingin lo liat di umur 30 nanti? Apakah lo sudah bijak menentukan pilihan? Semua ada di tangan kita. Bukan di tangan orang lain, apalagi tangan setan.

Contoh: gue. Hidup gue lagi dilanda banyak banget masalah sekarang. Dari yang tingkatnya level 0 alias sepele, sampe yang fatal banget bikin ga bisa tidur berhari hari. Mulai kepikiran kan tuh, salah gue apa sih sampe hal – hal di luar dugaan ini bisa terjadi, atau kenapa masalah ini ga kelar – kelar yak. Mau curhat ke temen, mereka ga bisa bantu, curhat ke guru, mana ngerti begituan, jelasin logaritma aja suka puyeng sendiri, karena mereka limited. Ga alamin apa yang kita alamin, mereka kan bukan kita, ya jelas lah ga bisa nasihatin. Akhirnya dipendam sendiri. Lama – lama meledak deh lo kek bom nuklir.

Terus, harus gimana dong?

Berserah aja. Berserah bukan berarti pasrah, tapi menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan, dan ga menghindar dari masalah itu sendiri. Cobaan datang buat menguatkan kita, bukan menghancurkan. Pelan – pelan cari titik terangnya aja, kesalahan dan rintangan di jalan itu udah biasa. Solusinya ada, tinggal kita yang harus rajin mencarinya. Jangan lupa berdoa, cari Tuhan, jangan andalin diri lo sendiri. Gila nanti.

Take a deep breath, and think. Meditate kalau perlu. Pokoknya, tenangin diri dulu. Jangan langsung down, negative thinking kesana kemari. Terus baru deh, pikirin, apa yang bisa lo lakuin buat selesain masalah ini, dan bisa bersikap lebih dewasa lagi buat naklukin tantangan – tantangan hidup, jadi makin lama lo naik level terus, sesuai tingkat kedewasaan kita yang berkembang. Asalkan ada niat, pasti ada jalan.

Kita emang ga bisa jadi sempurna, tapi kita bisa at least, menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri.

Good luck! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s